Recovery Auto Client
Recover Offline digunakan ketika Anda ingin Auto Client mencoba membuka kembali client yang terdeteksi offline.
Sebaiknya aktifkan recovery setelah profile sudah berhasil diuji dengan Open dan, jika digunakan, Auto Login juga sudah bekerja.
Mengaktifkan recovery
- Buka Auto Client.
- Pilih profile.
- Pastikan profile Enabled.
- Aktifkan Recover Offline.
- Klik Save.
- Aktifkan Enable automation.
Memahami status profile
| Status | Artinya | Yang perlu dilakukan |
|---|---|---|
| Idle | Profile siap dan belum sedang melakukan recovery. | Tidak perlu tindakan. |
| Online | Client terhubung. | Kondisi normal. |
| Offline | Client terdeteksi tidak terhubung. | Tunggu recovery jika fitur aktif. |
| Cooldown | Menunggu sebelum percobaan berikutnya. | Tunggu sampai cooldown selesai. |
| Launching | Client sedang dibuka. | Jangan membuka client yang sama secara manual. |
| Waiting Login | Client terbuka dan sedang menunggu proses login. | Periksa Auto Login jika terlalu lama. |
| Failed | Percobaan recovery tidak berhasil. | Periksa Activity & Issues. |
| Paused | Recovery profile dihentikan sementara. | Gunakan Resume jika ingin melanjutkan. |
Pause dan Resume
Gunakan Pause jika Anda ingin menghentikan recovery sementara tanpa menghapus atau menonaktifkan profile.
Gunakan Resume untuk melanjutkannya.
Jika recovery tidak berhasil
Status terakhir membantu mempersempit pemeriksaan:
- berhenti di Launching → periksa AO Client Path, executable, atau proses membuka client,
- berhenti lama di Waiting Login → periksa Auto Login dan data account,
- berubah ke Failed → buka Activity & Issues untuk melihat penyebab yang terdeteksi.
Periksa juga:
- profile Enabled,
- Recover Offline aktif,
- Enable automation aktif,
- AO Type sesuai dengan path yang tersimpan.
TIP
Jangan langsung menghapus profile ketika recovery gagal. Periksa status terakhir dan Activity & Issues terlebih dahulu agar penyebabnya tidak hilang dari konteks.
